Make your own free website on Tripod.com

 Gairah Asmara  - Kisah seks, birahi & asmara khusus dewasa -    gairah asmara

Warning

Situs ini merupakan situs yang berisikan kumpulan cerita khusus DEWASA, hanya anda yang berusia minimal 18 tahun yang boleh mengunjunginya. Kami tidak bertanggung jawab jika terjadi "efek samping" kepada para pembaca

 

Link Favorit

- Kamasutra
- Gadis seksi
- Goyang erotis
- Foto hot artis
- Cewek bugi
l

i love sex

Koleksi Cerita

.

 

Gairah Asmara mrpk situs khusus dewasa, koleksi cerita seks, kisah erotis, kencan, pengalaman seks, keperawanan, birahi, keperjakaan, cerita anak smu, cerita saru, asmaragama, kamasutra, tips seks, seni bercinta, kisah tante, tante girang, kisah gigolo, telanjang, bugil, foto seksi, gadis, gadis seksi, cewek bugil, artis bugil, abg telanjang, abg bispak, ciblek, anak smu, model foto, artis erotis, wanita cantik, ayam kampus, wts, cewek panggilan,  gigolo,  pesta seks, maniak seks, vcd bf, film biru, blue film, model telanjang, playboy indonesia, brondong, cerita waria, senggama, 17 tahun, pembantu genit seksi, perkosaan, perawan, virgin,  toket, memek, paha, buah dada, payudara, puting susu, cerita panas, blogkep, vagina, penis, klitoris, bugil, ML, cantik, orgasme. Hanya untuk anda 18th keatas atau yg sudah menikah !!!

cewek seksi

Judul : Adikku Pembobolku 
Kiriman : Mona Yenny
Email : mona bogor@yahoo.com
Foto : by Model 
Keterangan : Model atau foto tidak ada hubungannya dengan cerita yang ada. Hanya ilustrasi atau gambar pemanis belaka. Jika anda punya kisah seks erotis, kisah ml atau khayalan erotis yg ingin anda ceritakan silahkan kirim ke
cerita_seks_erotis@yahoogroups.com 

Daftar isi Gairah Asmara, Klik Disini !!


Judul : Adikku Pembobolku 

Namaku Mona, umurku 24 tahun, aku sudah menikah dan mempunyai 
satu anak lelaki.. Berikut ini aku ingin berbagi pengalaman 
tentang hubunganku dengan adik kandungku sendiri.

Kejadian ini terjadi dua tahun yang lalu ketika aku berusia 22 
tahun dan adikku berusia 18 tahun.

Kami adalah 3 bersaudara, kakakku Diana telah menikah dan ikut 
suaminya, sedangkan aku dan adikku tinggal bersama orang tua 
kami. Aku sendiri berperawakan sedang, tinggiku 160cm berat 
badan 52kg, orang bilang aku montok, terutama pada bagian 
pinggul/pantat. Payudaraku termasuk rata2 34 saja. Kulitku 
yang putih selalu menjadi perhatian orang2 bila sedang 
berjalan keluar rumah.

Aku mempunyai seorang pacar berusia 2 tahun diatasku, dia 
adalah kakak kelas kuliahku. Aku dan pacarku berpacaran sudah 
2 tahun lebih, dan selama itu paling jauh kami hanya melakukan 
petting, sailng raba, saling cium dan saling hisap…..

Pacarku sangat ingin menerobos vaginaku jika saat petting, 
tapi aku sendiri tidak ingin hal itu terjadi sebelum kami 
menikah, jadi aku mengeluarkan air maninya dengan cara 
swalayan, yaitu mengocok kontolnya. Aku juga kerap dipaksa 
menghisap kontol pacarku yang mana sebenernya aku agak jijik 
melakukannya.

Keseringan petting dengan pacarku membuatku menjadi haus akan 
belaian lelaki dan selalu iingin disentuh, sehari saja tidak 
dibelai rasanya tersiksa sekali... entah kenapa aku jadi 
ketagihan... Sampai akhirnya kau sendiri melakukannya dengan 
tanganku sendiri dikamarku sendiri. Sering aku meraba-raba 
payudaraku sendiri dan mengusap-usap memeku sendiri sampai aku 
orgasme.

Inilah kesalahan ku, aku tidak menyadari kalau selama ini 
adikku John sering mengintip aku... ini aku ketahui setelah 
dia mengakuinya saat berhasil membobol keperawananku, kakaknya 
sendiri.

Awal mulanya, ketika itu aku, mamaku dan adikku John pergi ke 
supermarket 500m dekat rumah. Karena belanjaan kami banyak 
maka kami memutuskan untuk naik becak. Saat itu aku memakai 
celana panjang ketat setengah lutut, dan karena kami hanya 
naik satu becak, aku memutuskan untuk di pangku adikku, 
sedangkan mamaku memangku belanjaan. Diperjalanan yang hanya 
500m itu, ketika aku duduk di pangkuan adikku, aku merasakan 
sesuatu bergerak-gerak dipantatku, aku sadar bahwa itu kontol 
adikku, keras sekali dan berada di belahan pantatku. Aku 
membiarkannya, karena memang tidak ada yang bisa kulakukan. 
Bahkan ketika di jalan yang jelek, semakin terasa ganjalan 
dipantatku. Karena aku juga sangat rindu belaian pacarku yang 
sudah 3 hari tidak ke rumah, diam diam aku menikmatinya.

Sejak kejadian itu, aku sering melihat dia memperhatikan 
tubuhku, agak risi aku diperhatikan adikku sendiri, tapi aku 
berusaha bersikap biasa.

Suatu hari, aku dan pacarku melakukan petting di kamarku... 
Aku sangat terangsang sekali... dia meraba dan membelai-belai 
tubuhku. Sampai akhirnya pacarku memaksakku membuka celana 
dalamku dan memaksaku untuk mengijinkannya memasukkan 
kontolnya ke memekku. Tentu saja aku keberatan, walaupun aku 
sangat terangsang tapi aku berusaha untuk mempertahankan 
keperawananku. Dalam ketelajanganku aku memohon padanya untuk 
tidak melakukannya. Dan anehnya aku malah berteriak minta 
tolong. Hal ini di dengar oleh adikku John, dia langsung 
menerobos kamarku dan mengusirnya, saat itu juga pacarku 
ketakutan, karena memang badan adikku jauh lebih besar. Aku 
lansung menutupi tubuhku yang telanjang dan aku yakin adikku 
melihat ketelajanganku. Dan pacarku sendiri langsung memakai 
pakaiannya dan pamit pulang.

Sejak itu, pacarku jadi jarang ke rumah. Dari selentingan 
teman-teman ku, pacarku katanya mempunyai teman cewe lain yang 
sering jalan dengannya. Tentu saja aku sedih mendengarnya, 
tapi aku juga merasa beruntung tidak ternodai olehnya.

Suatu malam aku berbincang-bincang dengan adikku, aku 
berterima kasih padanya karena dia telah menggagalkan pacarku 
menodaiku. Aku kaget ketika adikku ngomong bahwa, aku ngga 
bisa menyalahkan pacarku karena memang bodyku sexy sekali dan 
setiap laki-laki pasti ingin merasakan tubuhku. Ketika 
kutanya, jika setiap lelaki, apakah adikku juga ingin 
merasakan tubuhku juga... dia menjawab:

"Kalau kakak bukan kakakku, ya aku juga pengen, aku kan juga 
lelaki" aku sangat kaget mendengar jawabannya tapi aku 
berusaha itu adalah pernyataan biasa, aku langsung aja tembak, 
"emang adik pernah nyobain cewe?" dia bilang "ya, belum 
kak".... itulah percakapan awal bencana itu.

Malam harinya aku membayangkan bercinta dengan pacarku, kau 
merindukan belaiannya... lalu aku mulai meraba-raba tubuhku 
sendiri... tapi aku tetap tidak bisa mencapai apa yang aku 
inginkan... sekilas aku membayangkan adikku... lalu aku 
memutuskan untuk mengintip ke kamarnya... Malam itu aku 
mengendap-endap dan perlahan-lahan nak keatas kursi dan dari 
lubang angin aku mengintip adikku sendiri, aku sangat kaget 
sekali ketika melihat adikku dalam keadaan tak memakai celana 
dan sedang memegan alat vitalnya sendiri, dia melakukan onani, 
aku terkesima melihat ukuran kontolnya, hampir 2 kali pacarku, 
gila kupikir, kok bisa yah sebesar itu punya adikku... Dan 
yang lebih kaget, di puncak orgasmenya dia meneriakkan 
namaku... Saat itu perasaanku bercampur baur antar nafsu dan 
marah... aku langsung balik kekamarku dan membayangkan apa 
yang baru saja aku saksikan.

Pagi harinya, libidoku sangat tinggi sekali, ingin dipuaskan 
adikku tidak mungkin, maka aku memutuskan untuk mendatangi 
pacarku. Pagi itu aku langsung kerumah pacarku dan kulihat dia 
sangat senang aku dating… ditariknya aku ke kamarnya dan kami 
langsung bercumbu... saling cium saling hisap dan 
perlahan-lahan baju kami lepas satu demi satu sampai akhirnya 
kami telanjang bulat. Gilanya begitu aku melihat kontolnya, 
aku terbayang kontol adikku yang jauh lebih besar darinya... 
sepert biasa dia menyuruhku menghisap kontolnya, dengan 
terpaksa aku melakukannya, dia merintih-rintih keenakkan dan 
mungkin karena hampir orgasme dia menarik kepalaku.
"Jangan diterusin, aku bisa keluar katanya" lalu dia mula 
menindihi ku dan dari nafasnya yang memburu kontolnya 
mencari-cari lubang memekku... begitu unjung kontolnya nempel 
dan baru setengah kepalanya masuk, aku kaget karena dia sudah 
langsung orgasme, air maninya belepotan diatas memekku...
"Ohhhhh..." katanya.

Dia memelukku dan minta maaf karena gagal melakukan penetrasi 
ke memekku. Tentu saja aku sangat kecewa, karena libidoku 
masih sangat tinggi.
"Puaskan aku dong... aku kan belum..." rengekku tanpa 
malu-malu. Tapi jawabannya sangat menyakitkanku...
"Maaf, aku harus buru-buru ada janji dengan sisca" katanya 
tanpa ada rasa ngga enak sedikitpun. Aku menyembunyikan 
kedongkolanku dan buru-buru berpakaian dan kami berpisah 
ketika keluar dari rumahnya.

Diperjalanan pulang aku sangat kesal dan timbul kenginanku 
untuk menyeleweng, apalagi selama diperjalanan banyak sekali 
lelaki yang mengodaku dar tukang becak, kuli bangunan sampai 
setiap orang di bis.

Begitu sampai rumah aku memergoki adikku yang akan pergi ke 
sport club, dia mengajakku untuk ikut dan aku langsung 
menyanguppinya karena memang aku juga ingin melepaskan 
libidoku dengan cara berolah raga.

Di tempat sport club, kam berolah raga dari senam sampai 
berenang dan puncaknya kami mandi sauna. Karena sport club 
tersebut sangat sepi, maka aku minta adikku satu kamar 
denganku saat sauna. Saat didalam adikku bilang "kak, baju 
renangnya ganti tuh, kan kalau tertutup gitu keringatnya ngga 
keluar, percuma sauna"

"Abis pake apa" timpalku, "aku ngga punya baju lagi"

"Pake celana dalem sam BH aja kak, supaya pori-porinya kebuka" 
katanya

Pikirku, bener juga apa katanya, aku langsung keluar dan 
menganti baju renangku dengan BH dan celana dalam, sialnya aku 
memakai celana dalam G-string putih sehabis dari rumah pacarku 
tadi... Tapi "ah, cuek aja.. toh adikku pernah liat aku 
telanjang juga".

Begitu aku masuk, adikku terkesima dengan penampilanku yang 
sangat berani... kulihat dia berkali-kali menelan ludah, aku 
pura-pura acuh dan langsung duduk dan menikmati panasnya 
sauna. Keringat mencucur dari tubuhku, dan hal itu membuat 
segalanya tercetak didalam BH dan celana dalamku... adikku 
terus memandang tubuhku dan ketka kulihat kontolnya, aku 
sangat kaget, dan mengingatkanku ke hal semalam ketika adikku 
onani dan yang membuat libidoku malah memuncak adalah kepala 
kontolnya muncul diatas celana renangnya.

Aku berusaha untuk tidak melihat, tapi mataku selau melirik ke 
bagian itu, dan nafasku semakin memburu dan kulihat adikku 
melihat kegelisahanku. Aku juga membayangkan kejadian tadi 
pagi bersama pacarku, aku kecewa dan ingin pelampiasan.

Dalam kediaman itu aku tidak mampu untuk bertahan lagi dan aku 
memulainya dengan berkata:

"Ngga kesempitan tuh celana, sampe nongol gitu"

"Ia nih, si otong ngga bisa diajak kompromi kalo liat cewe 
bahenol" katanya

"Kasian amat tuh, kejepit. Buka aja dari pada kecekik" kataku 
lebih berani

"Iya yah..." katanya sambil berdiri dan membuka celananya...

Aku sangat berdebar-debar dan berkali-kali menggigit bibirku 
melihat batang kemaluan adikku yang begitu besar.

Tiba-tiba adikku mematikan mesin saunanya dan kembali ke 
tempatnya.

"Kenapa dimatiin" kataku

"Udah cukup panas kak" katanya

Memang saat juga aku merasa sudah cukup panas, dan dia kembali 
duduk, kami saling memandang tubuh masing-masing. Tiba-tiba 
cairan di memekku meleleh dan gatal menyelimuti dinding 
memekku, apalagi melihat kontol adikku.

Akal warasku datang dan aku langsung berdiri dan hendak 
keluar, tapi adikku malah mencegahku "nanti kak".

"Kan udah saunanya " timpalku, aku sangat kaget dia berada 
tepat di depanku dengan kontol mengacung ke arahku, antara 
takut dan ingin.

"Kakak udah pernah gituan belum kak" kata adikku

"Belum" kataku, "emang kamu udah..?" lanjutku

"Belum juga kak, tapi pengen nyoba" katanya

"Nyoba gimana???? Nantikan juga ada saatnya" kataku berbalik 
kearah pintu dan sialnya kunci lokerku jatuh, ketika aku 
memungutnya, otomatis aku menunggingi adikku dan buah pantatku 
yang besar menempel di kontolnya.

Gilanya aku malah tetap diposisi itu dan menengok ke arah 
adikku. Dan tak kusangka adikku memegang pinggulku dan 
menempelkan kontolnya dibelahan pantatku yang hanya tertutup 
G-string.

"Oh kak.... bahenol sekali, aku pengen nyobain kak" katanya 
dengan nafas memburu.

"Aw... dik ngapain kamu" timpalku tanpa berusaha merubah 
posisiku, karena memang aku juga menginginkannya.

"Pengen ngentot kakak" katanya kasar sambil menekan batangnya 
kepantatku.

Aku menarik pantatku dan berdiri membelakanginya, "Aku kan 
kakakm John, inget dong"

Adikku tetap memegang pinggulku "tolong kak.. asal nempel 
aja.. nga usah dimasukkin, aku ngga tahan banget"

"Tolong kak," katanya memelas. Aku di suruh nagpain juga mau 
kak, asal bisa nempelin aja ke memek kakak".

Pikiranku buntu, aku juga punya libido yang tak tertuntaskan 
tadi pagi.. dan membayangkan pacarku menunggangi sisca, 
libidoku tambah naik..
"Persetan dengan pacar brengsek" batinku.

"Jangan disini" pintaku.

"Sebentar aja kak, asal nempel aja 1 menit" katanya meremas 
pinggulku.

"Kakak belum siap" kataku.

"Kakak nungging aja, nanti aku panasin" katanya.

Bagai terhipnotis aku menuruti apa katanya, sambil memegang 
grendel pintu, aku menungginginya dan dengam pelan-pelan dia 
membuka G-stringku dan melemparkannya. Dan dia jongkok di 
belakangku dan gilanya dia menjulurkan lidahnya menjilat 
memeku dari belakang...

"Oh... ngapain kamu dik..." kataku tanpa melarangnya.

Dia terus menjulurkan lidah dan menjilati memekku dari 
belakang.. ohhhh... gila pikirku... enak banget, pacarku saja 
ngga mau ngejilatin memekku, adikku sendiri dengan rakus 
menjilati memekku

"Gila kamu dik, enak banget, belajar dimana" rintihku... Tanpa 
menjawab dia terus menjilati memekku dan meremas remas 
bokongku sampai akhirnya lama-lama memekku basah sekali dan 
bagian dalam memekku gatal sekali...

Tiba-tiba dia berdiri dan memegang pinggulku..
"Udah panas kak" katanya mengarahkan kontolnya kepantatku dan 
memukul-mukul kepala kontolnya kepantatku….

"udah...." kataku sambil terus menungging dan menoleh ke arah 
adikku...

"Jangan bilang siapa-siapa yah dik" kataku.

Adikku berusaha mencari lubang memekku dengan kepala kontolnya 
yang besar... dia kesulitan...

"Mana lubangnya kak.." katanya.

Tanpa sadar aku menjulurkan tangan kananku dan menggengam 
kontolnya dan menuntun ke mulut goaku...

"Ini dik" kataku begitu tepat di depannya, "gesek-gesek aja 
yah dik".

"Masukin dikit aja kak" katanya menekan kontolnya.

"aw... dik, gede banget sih" kataku, "pelan-pelan....".

Begitu kepala kontolnya membuka jalan masuk ke memekku, adikku 
pelan-pelan menekannya.. dan mengeluarkannya lagi sedikit 
sedikit... tapi tidak sampai lepas... terus ia lakukan sampai 
membuat aku gemas....

"Oh.. dik.... enak.... dik.... udah yah..." kataku 
pura-pura.....

"Belum kak.... baru kepalanya udah enak yah...."

"Memang bisa lebih enak...???" kataku menantang.

Dan.... langsung menarik pinggulku sehingga batang kontolnya 
yang besar amblas ditelan memekku"

Aku merasakan perih luar biasa dan "aw.... sakit dik..." 
teriakku.

Adikku menahan batangnya didalam memekku ....
"Oh...kak...nikmat banget....." dan secara perlahan dia 
menariknya keluar dan memasukannya lagi, sungguh sensasi luar 
biasa. Aku merasakan nikmat yang teramat sangat, begitu juga 
adikku...

"Oh, kak... nikmat banget memekmu.." katanya.

"Ssssshhhh... ia dik... enak banget" kataku.

Lima belas menit dia mengenjotku, sampai akhirnya aku 
merasakan orgasme yang sangat panjang dan nikmat disusul 
erangan adkku sambil menggengam pinggulku agar penetrasinya 
maksimum.

"Oh.. kak.. aku keluar.. nikmat banget..." katanya

Sejenak dia memelukku dari belakang, dan mulai mencabut 
kontolnya di memekku...

"Ma kasih kak" katanya tanpa dosa dan memakaikan celanaku 
lagi. Aku bingung bercampur menyesal dan ingin menangis. 
Akulangsung keluar dan membersihkan diri sambil menyesali 
diri.. "kenapa adikku????"

Dalam perjalanan pulang adikku berulang-ulang minta maaf atas 
perbuatannya di ruangan sauna... Aku hanya bisa berdiam 
merenungi diriku yang sudah tidak perawan lagi...

Kejadian itu adalah awal petualangan aku dan adikku, Karena 
dua hari setelah itu kembali kami besetubuh, bahkan lebih gila 
lagi.. kami bisa melakukannya sehari 3 sampai 5 kali sehari 
semalam.

Satahun sudah aku di tunggangi adikku sendiri sampai ada 
seorang kaya, kenalan bapakku melamarku, dan kami menikah. 
Untungnya suamiku tidak mempermasalahkan keperawananku.

Akhirnya aku di karunia seorang anak dari suamiku, bukan dari 
adikku.. karena aku selalu menjaga jangan sampai hamil bila 
bersetubuh dengan adikku.

Sampai sekarang aku tidak bisa menghentikan perbuatanku dengan 
adikku, yang pertama adikku selalu meminta jatah, dilain pihak 
aku juga sangat ketagihan permainan sex nya.

Demikian kisah nyataku dengan adikku.

TAMAT 

 

Cerita seks erotis dewasa seperti diatas bisa anda dapatkan rutin dan akan bisa dikirim terus ke mail box atau email anda jika anda bergabung menjadi member atau anggota milis http://groups.yahoo.com/group/cerita_seks_erotis. Makanya JOIN GRATIS sekarang juga !!


Copyleft 2006 by www.birahi.cjb.net 

Powered by Klikabadi
Isi dan desain Web oleh : www.birahi.cjb.net